Alkohol medis antiseptik memang dijual bebas di berbagai apotik. Siapapun dapat membeli alkohol jenis ini dengan konsentrasi isopropil alkohol 70% atau 99%. Bisa jadi, orang awam berpikir bahwa konsentrasi alkohol lebih tinggi akan jauh lebih efektif dibandingkan dengan alkohol dengan konsentrasi lebih rendah. Padahal sebenarnya, para ahli mengatakan bahwa alkohol kadar 70% justru memiliki banyak kelebihan.

Mengapa Harus Mencari Jasa Jual Alkohol Medis Jakarta

Sebelum Anda memilih alkohol untuk keperluan medis di rumah ataupun untuk keperluan lain di luar rumah, alangkah baiknya Anda mengenal bagaimana jenis-jenis alkohol medis. Alkohol medis tersedia dalam berbagai jenis. Jenis – jenis alkohol tersebut diklasifikasikan menjadi tiga yaitu ethyl, isopropyl, dan methyl.

Ketahui Jenis Isopropyl

Mayoritas jenis alkohol medis merupakan jenis isopropyl. Konsentrasi alkohol adalah sekitar 68 hingga 99% dalam air. Jenis ini tidak berwarna dengan rasa yang pekat. Aromanya pun mengingatkan kita pada penghilang cat kuku. Jenis alkohol ini dapat ditemukan pada pembersih tangan antiseptik atau hand sanitizer, cairan pembersih rumah, pengencer cat, produk perawatan pribadi, dan alat sterilisasi yang biasa digunakan dalam lingkungan medis.

Jenis alkohol ini memang bukan jenis yang digunakan untuk minuman beralkohol. Alkohol isopropyl memang dicampur dengan bahan kimia di laboratorium sehingga memberikan efek rasa pahit. Tak jarang, kita melihat para pengoplos minuman keras yang akhirnya kehilangan nyawa karena mereka tidak mengerti jenis alkohol apa yang mereka campurkan secara sembarangan pada minuman oplosan mereka.
Alkohol methyl sama halnya dengan mEtanol yang sering disebut alkohol kayu. Metil alkohol umumnya ditemukan dalam penghilang atau pengencer cat, cairan karburator, cairan penghapus kaca depan, penguat oktan, mesin fotokopi, bahan bakar kaleng untuk perahu, ​​atau diubah menjadi formaldehida.

Lalu Apa Definisi Jenis Methyl?

Alkohol methyl tidak berwarna, mudah terbakar, berbau menyengat dan dapat terserap mata, kulit, paru-paru dan sistem pencernaan. Gejala saat menelan methyl adalah kesulitan bernapas, penglihatan kabur atau kebutaan. Unsur formaldehida yang terkandung di dalamnya dapat merusak saraf optik, tekanan darah rendah, kelelahan, dan kerusakan pada sistem saraf, perut, dan usus.
Sedangkan alkohol ethyl dikenal dengan Etanol dimana jenis inilah yang digunakan untuk minuman beralkohol. Jenis ini tidak berbau, mudah terbakar, serta dapat menjadi zat adiktif apabila didenaturasi dengan bahan lain. Karena itulah, Etanol memang menjadi bahan utama dari minuman beralkohol.

Kenali Alkohol Ethyl

Etanol merupakan nama ilmiah untuk minuman dengan efek memabukkan, dimana hal ini dihasilkan saat kadar gula difermentasi dengan ragi. Minuman beralkohol memiliki konsentrat alkohol beragam yakni 3-10 persen untuk bir, 8-14 persen untuk anggur, 15 – 40 persen untuk minuman keras selain bir.
Bagi mereka yang ingin menggunakan alkohol medis antiseptik untuk keperluan sehari-hari, mereka dapat membelinya di berbagai apotik. Untuk alkohol medis, pembeli dapat memastikan bahwa alkohol tersebut memiliki kadar 70 persen yang juga memiliki nama lain alkohol isopropyl. Alkohol dengan kadar 70 persen merupakan alkohol terbaik sebagai disinfektan.

Jual Alkohol Medis Antiseptik Terdekat Untuk Mendapatkan Alkohol dengan Kualitas Terbaik.

Apa alasannya? Alkohol dengan kadar tersebut mengandung lebih banyak air, dima hal ini membantu alkohol larut lebih lambat untuk menembus sel-sel serta membunuh bakteri. Kekuatan disinfektan alkohol medis akan turun pada konsentrasi yang lebih tinggi, yaitu jika alkohol memiliki kadar diatas 80% -85%.

Beberapa tahun lalu, banyak orang tua dan dokter mengira bahwa menggunakan alkohol medis untuk dioleskan pada kompres yang digunakan untuk menurunkan demam anak. Memang, kulit akan terasa lebih dingin.

Namun, saat ini, penelitian menunjukkan bahwa alkohol sangat berbahaya karena dapat terserap pada kulit dan mengakibatkan keracunan, koma, dan bahkan kematian. Hal ini terutama pada bayi dan balita. Jika si kecil panas, solusi terbaik adalah membawa ke dokter atau memberinya obat anti panas.

Satu hal yang juga tak kalah penting adalah bahayanya mencampurkan alkohol dengan pemutih. Campuran kedua bahan ini dapat melepaskan gas berbahaya, yang dapat merusak paru-paru. Gas klorin yang muncul dapat membuat paru-paru, mata dan tenggorokan terasa terbakar.
Banyak manfaat dari alkohol medis antiseptik. Jika Anda mengalami masalah-masalah seperti di bawah ini, Anda dapat mencari tempat jual alkohol medis antiseptik:

Kami Menjual Jual Alkohol Medis 70 %

Banyak manfaat dari alkohol medis antiseptik. Jika Anda mengalami masalah-masalah seperti di bawah ini, Anda dapat mencari tempat jual alkohol medis antiseptik:

  1. Pasca Operasi
    Merasa mual atau muntah setelah operasi merupakan efek samping dari obat bius, atau anestesi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menghirup alkohol medis yang ditaruh pada alkohol pad dapat membantu perut Anda lebih tenang pasca operasi. Cara ini bekerja lebih cepat daripada obat anti mual yang dijual pada umumnya. Namun, efek yang ditimbulkan hanya dalam kurun waktu jangka pendek.
  2. Menghilangkan noda tinta
    Bagi mereka yang kesulitan menghilangkan noda tinta pada baju dapat menggunakan alkohol medis. Tetapi, pembersihan harus dilakukan sebelum noda mengering. Jika noda sudah kering, mungkin lebih sulit dihilangkan. Caranya adalah dengan menutup noda dengan bantalan spon yang sudah dibasahi alkohol. Ganti bantalan secara terus menerus hingga bantalan tersebut menyerap noda tinta.
  3. Menjadi Pembersih Alat-Alat Rumah Tangga
    Alkohol medis juga dapat digunakan untuk membersihkan beberapa permukaan peralatan rumah tangga. Jika Anda ingin membersihkan kaca dan jendela sendiri, campurkan 1 liter alkohol medis dengan ½ cangkir amonia dan ½ sendok teh deterjen cair. Tambahkan air secukupnya untuk diisikan di wadah besar, sebelum Anda tuangkan ke dalam botol semprot. Bahkan, Anda dapat menghilangkan serangga atau getah pohon yang mungkin menempel di permukaan mobil Anda. Pertama, Anda dapat mencuci mobil terlebih dahulu. Kemudian oleskan alkohol medis pada bagian yang tersisa dengan kain. Cara penggunaan serupa dapat dilakukan pada papan yang sudah ditulisi spidol permanen. Anda membutuhkan setidaknya larutan alkohol medis sebesar 90% untuk dapat menghilangkan spidol dengan sempurna. Jika Anda memiliki kuas riasan, manfaatkan sifat disinfektan alkohol untuk membersihkannya. Tuangkan sedikit alkohol medis ke dalam wadah kecil dan celupkan kuas riasan, putar-putar selama beberapa detik. Bilas dengan air hangat dan taruh di atas handuk hingga kering. Alkohol medis juga dapat membersihkan wastafel kembali bersih dan berkilau. Tuang alkohol pada kain lembut dan bersihkan. Anda tidak perlu menggunakan air untuk membilas karena alkohol akan menguap.
  4. Membuat Ice Pack
    Tidak banyak orang tahu bahwa ice pack dapat dibuat dengan alkohol medis. Harganya pun lebih murah. Caranya, adalah dengan mencampurkan alkohol medis dan air dengan perbandingan 1-1. Tempatkan pada kantong yang dapat digunakan kembali, lalu letakkan di dalam freezer. Anda dapat menambah pewarna makanan, jika Anda ingin membuatnya seperti ice pack yang dijual di toko. Ice pack yang Anda buat sendiri dapat Anda manfaatkan untuk mengurangi keseleo atau otot yang sakit.
  5. Menghilangkan Infeksi Telinga
    Campurkan alkohol dan cuka putih dengan perbandingan 1-1. Masukkan sedikit ke setiap telinga, dan biarkan mongering. Campuran ini dapat membantu Anda untuk mengembalikan kadar pH telinga setelah mengalami infeksi telinga, atau mengeringkan telinga setelah Anda berenang cukup lama.
  6. Anti Desinfektan Terbaik
    Anda dapat mencampur larutan air dan alkohol medis 50/50 untuk mendesinfeksi permukaan meja dari granit. Banyak rumah sakit terkadang menggunakan handuk yang diolesi alkohol untuk membasmi kuman pada permukaan stetoskop, gunting, dan termometer. Para ahli tidak merekomendasikan penggunaan alkohol medis untuk mensterilkan peralatan medis dan bedah karena alkohol medis tidak dapat membunuh spora bakteri, yang dapat menyebabkan infeksi.
  7. Hand Sanitizer
    Membuat hand sanitizer sendiri di rumah juga sangat mudah. Campurkan ⅔ cangkir alkohol medis dan ⅓ cangkir gel aloe vera ke dalam mangkok, hingga tercampur sempurna. Tambahkan beberapa tetes essential oil dan aroma yang Anda suka untuk menghilangkan bau alkohol. Hal ini memang opsional, tetapi biasanya aroma aloe vera sudah cukup wangi. Campurkan minyak tersebut ke dalam bahan-bahan yang sebelumnya sudah dicampurkan dan tempatkan pada botol semprot. Pastikan mencuci tangan sebelum memulai, dan bersihkan botol semprot terlebih dahulu sebelum diisi hand sanitizer buatan Anda.
  8. Penyegar Wajah
    Penyegar wajah atau astringent juga memiliki kadar alkohol di dalamnya, meskipun hanya sedikit. Kadar alkohol dalam astringent dapat menyempitkan pori-pori, dan membuat kulit menjadi segar. Namun, kadar alkohol dalam astringent tidak lebih dari 30% sehingga kulit tidak kering karena paparan alkohol. Namun, penggunaan astringent berkadar alkohol ini tidak dapat digunakan saat kulit bermasalah, karena dapat menimbulkan rasa terbakar.
  9. Deodoran
    Alkohol medis bisa menyelamatkan Anda saat kehabisan deodoran. Anda dapat menyemprotkan langsung alkohol ke ketiak, meski Anda harus menghindari hal ini setelah bercukur karena kulit dapat terasa sakit. Banyak pula mereka yang mencampurkan minyak essential seperti lavender dengan alkohol sehingga timbul aroma yang menyegarkan sekaligus menenangkan.
  10. Nyeri otot
    Basahi kain dengan alkohol medis pada otot yang sakit. Kain tersebut memberikan sensasi dingin serta merangsang aliran darah ke area yang sakit. Namun, memang efeknya hanya dapat dirasakan jika penggunaan alkohol hanya sedikit. Mengoleskan alkohol ke seluruh tubuh Anda dapat menyebabkan efek neurologis yang justru berbahaya karena kulit memiliki daya serap tinggi.
  11. Penghilang Bau Sepatu
    Jika sepatu mulai berbau yang cukup mengganggu, semprotkan larutan alkohol medis untuk menghilangkan baunya. Kemudian jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering dapat semakin membantu alkohol dalam membunuh bakteri.

Hindari Penggunaan Alkohol Untuk Hal-Hal Di Bawah Ini

Meski memiliki banyak manfaat untuk membersihkan terrazzo, marmer dan furniture berbahan batu alami serta beberapa permukaan benda-benda yang ada di rumah, alkohol medis ternyata dapat merusak kayu. Bahan alami dalam alkohol dapat merusak permukaan kayu, atau pada bahan kulit, terutama kulit jok mobil.

Salah satu manfaat alkohol medis adalah untuk keperluan medis dan bukan untuk dikonsumsi. Alkohol medis yang dicampurkan pada minuman oplosan sangat berbahaya dan mematikan. Pastikan pula alkohol tidak dipergunakan di dekat api, karena sifatnya yang dapat membakar.

Nah, setelah Anda menemukan toko atau apotik jual alkohol medis, Anda dapat membeli satu atau dua botol alkohol 70% untuk banyak kebutuhan di rumah Anda.